ketika kosong beriak
suara-suara kepedihan bersahutan
menyelami kesepian
merambah titik sepi
siulan bibir pecah merana
merajuk diri sendiri
kesedihan memuncak
mendorong ayunan pudar sendiri
ayunan melenggok berdua
bersama ayun-ayun yang kosong
tak adakah seorang datang?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar