Baru saja Aku berdiri
memandangi bayangan pada cermin
Ada seorang di sana
Ada di sana
Ada
Baru saja aku berdiri
memandangi bayangan pada pantulan air telaga
Ada seorang di sana
Ada di sana
Ada
Baru saja aku berdiri
memandangi bayangan pada tanah merah
Ada seorang di sana
Ada di sana
Ada
Namun, tak kudapati
seorang di mana pun
Di sana tidak ada
Tidak ada
Tidak
Ketika aku merabai
karsaku
Ketika aku mernjamahi
relungku
Ketika aku meresapi
hatiku
Kosong
Basah hanya dengan
duka
Kering tanpa rasa
Hitam pekat menghapus
warna
Aku merindukan batuku
Aku merindukan awanku
Aku merindukan
bungaku
Aku merindukan
bayangku
Aku merindukan hariku
Aku merindukan rasaku
Kian lama tak
berpendar
Makin jelas
kehilangan
Hai kau
Tak juga kau lihat
bibirku
Yang hanya mampu
memapah
Tanpa tersungging
Hai kau
Tak juga kau buai
wajahku
Yang hanya mampu
menekuk
Tak tampak sumringah
Hai kau
Tak juga kau sambut
hatiku
Yang hanya mampu
bertahan
Tanpa bertumbuh
Maka berjalanlah aku
Menduakan perasaan
kosong
Bercumbu dengan
kesepian
Menanti dan terus menanti
Dirimu yang tertaut
padaku
Kelak..