Senin, 22 Juli 2013

0


Baru saja Aku berdiri memandangi bayangan pada cermin
Ada seorang di sana
Ada di sana
Ada

Baru saja aku berdiri memandangi bayangan pada pantulan air telaga
Ada seorang di sana
Ada di sana
Ada

Baru saja aku berdiri memandangi bayangan pada tanah merah
Ada seorang di sana
Ada di sana
Ada

Namun, tak kudapati seorang di mana pun
Di sana tidak ada
Tidak ada
Tidak

Ketika aku merabai karsaku
Ketika aku mernjamahi relungku
Ketika aku meresapi hatiku

Kosong
Basah hanya dengan duka
Kering tanpa rasa
Hitam pekat menghapus warna

Aku merindukan batuku
Aku merindukan awanku
Aku merindukan bungaku
Aku merindukan bayangku
Aku merindukan hariku
Aku merindukan rasaku

Kian lama tak berpendar
Makin jelas kehilangan

Hai kau
Tak juga kau lihat bibirku
Yang hanya mampu memapah
Tanpa tersungging

Hai kau
Tak juga kau buai wajahku
Yang hanya mampu menekuk
Tak tampak  sumringah


Hai kau
Tak juga kau sambut hatiku
Yang hanya mampu bertahan
Tanpa bertumbuh

Maka berjalanlah aku
Menduakan perasaan kosong
Bercumbu dengan kesepian
Menanti dan terus menanti
Dirimu yang tertaut padaku
Kelak..