Manusia memiliki dasar dalam hidupnya, yakni kehidupan dan ketidakpastian
Sisanya? adalah penciptaan yang sebenarnya tidak berhak ditelisik dari sisi mana pun
Hanya kediaman tanpa nilai yang berhak diambil sebagai dalih posisi netral
Bertahun-tahun aku menelan ludah dalam ketidak-tidak-an yang semakin dalam tiap detiknya
Karena umat manusia menjalani seakan semua adalah kodrat dan takdir
Mengapa kita berbicara dengan bahasa? Lalu huruf konsonan terbagi menjadi a i u e dan o?
Seakan mempersempit makna komunikasi yang non-harafiah, sehingga hal-hal yang berpacu di luar batas itu adalah pelanggaran kodrat
Benarkah aku? Salah kah? seakan benar dan salah adalah kondisi yang harus ada
Penjahat bertebaran di luar sel, sebagian menjalani masa hukuman berbulan-bulan dan bertahun-tahun dengan pencabutan hak hidup, padahal kepastian dalam hidup hanya kehidupan dan ketidakpastian
Aku kembali menelan ludah kala mengingat bulan dan tahun merupakan salah satu ukuran mutlak peradaban
Kembali kehidupan yang sesungguhnya luas dipersempit oleh segelintir yang tak mau ambil pusing memikirkan jangkauan waktu yang bukan lagi dimensi atau sekadar khayalan, tapi keterjangkauan yang tidak dapat diwujudkan oleh kapasitas manusia
Dengan begitu sombong, manusia mengklaim sebagai pengatur bumi dan dunia
Padahal buih-buih ludah para hewan memiliki jutaan dan milyaran keluh kesah yang tak akan mampu dipelihara oleh kebaikan hati manusia
Sejuta donat yang kita bikin, tak akan mampu menghapuskan dosa-dosa kesombongan
Dan apalagi? Apa itu kesombongan? Siapa yang tentukan?
Kala kau mencapai titik tertentu dalam pemikiranmu sendiri, kau akan tiba pada "selama ini aku hanya memikirkan tanpa membenturkan kehidupan dalam diriku dengan kehidupan luar yang aku jalani"
Ketika kau telah menyadari itu, maka selamat!
Anda salah satu manusia yang mulai melupakan pentingnya berpikir, hanya sejenak
Untuk meresapi kehidupan yang begitu indah tanpa penilaiaan dan hanya berperan sebagai penikmat
Di sana, letak kesetiaan nurani manusia pada alam sebagai rumah
Hanya merasai tanpa menilai, tapi terkadang kondisi sulit membuat kita harus melepas rasa nyaman yang baru terbentuk seumur bagian kehidupan di bumi
Sejatinya tak ada yang salah dan benar, karena manusia kolektif adalah kumpulan subjetivitas yang berdatangan dan berkumpul kala kepentingan mereka digoyang oleh gesekan yang datang dari awal mereka sendiri
Siapa suruh lahir? Tak ada
Yang ada, hanya hidup lah dengan hidup dan ketidakpastianmu
Daripada tak berbuat apa pun